Reuni merupakan pertemuan kembali antara teman-teman lama, seperti teman sekolah, kuliah, atau rekan kerja, setelah berpisah dalam waktu yang cukup lama. Ini adalah momen untuk mengenang masa lalu, berbagi cerita, dan mempererat kembali hubungan. Kegiatan reuni kerap kali kita temukan pada berbagai kalangan. Nah, kali ini kita akan melihat keseruan kegiatan reuni alumni SMP Negeri 4 Watampone yang dipenuhi rasa haru dan bahagia setelah kurang lebih 36 tahun berpisah.

Suasana haru berpadu rasa bahagia terpancar dari raut wajah para alumni angkatan 88 SMP Negeri 4 Watampone saat mengunjungi sekolah tempat mereka menimba ilmu. Kunjungan ini sebagai rangkaian kegiatan reuni alumni angkatan 1988 SMP Negeri 4 Watampone.
Acara reuni oleh alumni angkatan 88 SMP Negeri 4 Watampone dilaksanakan di Wisata Tanjung Pallette, pada 14-15 September 2024 yang bertajuk “Siruntu Mappasau Uddani” yang artinya bertemu melepas rindu serta mengusung tema “Apapun warnamu sekarang, dulu warna kita hanyalah putih biru”. Reuni kali ini terbilang cukup ramai karena dihadiri oleh para alumnus dari sejumlah kelas.

Warga sekolah menyambut dengan riang gembira rombongan alumni SPAPAT 88 ini. Puluhan pelajar berjejer dan bertepuk tangan mengiringi langkah tamu alumnus yang berkunjung ke SMP Negeri 4 Watampone pada Sabtu, 14 September 2024. Tak hanya itu alumni angkatan 88 ini juga disambut dengan tarian adat yang dipersembahkan oleh beberapa pelajar SMP Negeri 4 Watampone.

Para almuni menyerahkan bantuan dua unit AC sebagai bentuk perhatian kepada almamaternya. Bantuan tersebut diserahkan oleh Dr. dr. Nadirah Rasyid Ridha, MKes, SpAK Rumah Sakit Wahidin Makassar mewakili alumni dan diterima oleh Ambo Tuo, S.Pd Kepala SMP Negeri 4 Watampone. Dalam sambutannya Ambo Tuo, S.Pd menyampaikan ucapan terima kasih kepada alumni angkatan 88 SMP Negeri 4 Watampone, beliau merasa bangga karena alumni SMP Negeri 4 Watampone sudah banyak yang telah sukses dan salah satunya adalah Pj. Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin.

Sementara itu perwakilan alumni angkatan 88 Dr. dr. Nadirah Rasyid Ridha, MKes menyampaikan sepatah kata bahwa pada kesempatan ini teman-teman alumni 88 menyempatkan diri berkunjung kembali ke sekolah yang sudah 36 tahun ditinggalkan. “Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah Bapak Ambo Tuo, guru-guru dan semua teman-teman alumni 88, perlu diketahui alumni angkatan 88 sudah ada yang menjadi Pj. Gubernur, ada anggota Dewan, ada kepala bidang, guru dan berbagai profesi lainnya itu berkat guru-guru yang mengajari kami sehingga bisa seperti ini,” ucap Nadirah Rasyid Ridha sembari memotivasi pelajar lainnya.
Beliau juga merasa senang melihat kemajuan sekolah yang dulunya satu tingkat sekarang sudah berlantai dua. Sebagai penutup Nadirah Rasyid berpesan kepada para pelajar agar semua harus terus belajar untuk meraih cita-citanya. “Saya bukan menyombongkan diri kebetulan saya dokter spesialis anak konsultan penyakit darah dan kanker, saya tidak pernah membayangkan bisa seperti ini karena berkat bimbingan bapak ibu guru dan orang tua kami tercinta,” tutupnya.
